Menjadi Bijak

Mata bukan sekedar untuk mengamati kulit,pori-pori, beserta bulu-bulunya. Betapa berartinyajikamata ini dijadikan satu anugerah yang akan mampu menerobos dari segala kegelapan. begitu pun juga hati ini, tak hanya sekedar untuk berfungsi sebagai penyembunyi celaan terhadap sesamanya.

Kenapa selalu ada anjuran janganlah berbisik jika ada satu orang pendengar? begitu pun juga hati, janganlah mudah terbisik oleh ketercelaan walau lawan bicaramu tak mengerti.

coba tempatkan diri kita menjadi dirinya, jika kita mengerti takkan ada kedengkian. Diam bukan berarti kebodohan, tetapi menjaga hati bukan sekedar ucapan juga. Ramah bukan berarti sok obral janji, tetapi kita tak pernah tau apa arti dibalik ramah tersebut.

Jika hati bisa berbicara denganbahasanya, maka kita pun tau apa yang dibahasakan oleh hati-hati di sekitar kita. menjadi bijak tak semudah mereguk kopi panas di waktu dinginnya pagi. letakkan telapak halus di dalam hatimu. Basuhlah dengan kalimat-kalimat dan bisikan suci yang selalu menyebut namaNya. Jika ingin menjadi bijak

Wassalam Darikoe beserta maafku

Leave a Reply